| Bazar APUNA pada Musykerwil 2 PWNA Jawa Timur di Umsura, Ahad (26/4/2026) |
nasyiahjatim.or.id—Semangat kemandirian ekonomi perempuan tampak nyata dalam gelaran Bazar APUNA (Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah) yang digelar bersamaan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) 2 Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Ahad (26/4/2026).
Bazar ini menjadi ruang bagi para pelaku usaha perempuan kader Nasyiatul Aisyiyah untuk menampilkan kreativitas dan produk unggulan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Peserta Musykerwil dari seluruh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) se-Jawa Timur tampak antusias mengunjungi setiap stan yang menghadirkan beragam produk, mulai dari kuliner khas daerah, busana, aksesori, hingga atribut resmi Nasyiatul Aisyiyah.
Setiap stan menghadirkan ciri khas dan kearifan lokal daerah masing-masing. PDNA Gresik, misalnya, membawa aneka kuliner khas seperti bonggolan dan kerupuk ikan, serta batik khas Gresik. Sementara itu, PDNA Lamongan menyuguhkan rujak khas Pantura, aneka camilan, dan makanan tradisional Lamongan lainnya.
Tidak kalah menarik, PDNA Banyuwangi menghadirkan produk kesehatan berupa black garlic (bawang hitam), serta berbagai produk khas daerah seperti marning dan bubuk gula aren. Adapula produk sambal cumi dari PDNA Kota Batu yang menjadi salah satu produk terlaris dan banyak diminati pengunjung.
Beragam aksesori unik dan ekonomis dari PDNA Pasuruan juga menarik perhatian. Stan tersebut menghadirkan gantungan kunci, pin, bros, hingga tas-tas sederhana dengan desain menarik yang kini semakin diminati pasar.
Ketua PWNA Jawa Timur, Desi Ratnasari, menyampaikan bahwa bazar ini bukan sekadar ajang berjualan, melainkan bentuk nyata pemberdayaan perempuan agar semakin mandiri secara ekonomi.
“Kehadiran bazar ini bukan sekadar ajang berjualan, tetapi juga upaya konkret untuk memberdayakan perempuan agar lebih mandiri secara finansial,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua APUNA Jawa Timur, Miftahur Rizkiyah. Menurutnya, produk-produk yang ditampilkan merupakan bukti kreativitas kader Nasyiatul Aisyiyah dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.
“Melalui APUNA, kami ingin perempuan tidak hanya berdaya secara sosial, tetapi juga mandiri secara ekonomi demi memajukan perekonomian keluarga, bangsa, dan negara,” tuturnya.
Dukungan Wakil Gubernur Jawa Timur
Kemeriahan bazar semakin bertambah dengan kehadiran Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. Selain membuka secara resmi Musykerwil II PWNA Jawa Timur, Emil juga menyempatkan diri meninjau stan-stan bazar serta membeli sejumlah produk sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM kader Nasyiatul Aisyiyah.
Saat berkeliling, Emil Dardak tampak antusias melihat berbagai produk yang dipamerkan. Ia mengapresiasi semangat dan kreativitas para pengusaha perempuan muda yang tergabung dalam APUNA.
“Saya sangat mengapresiasi bazar ini. Produk-produk yang dihasilkan memiliki potensi luar biasa. Semangat APUNA dalam menggerakkan roda ekonomi perempuan di Jawa Timur patut didukung penuh,” ungkapnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para pelaku usaha agar terus berinovasi dan mengembangkan usahanya.
“Peran perempuan dalam memajukan ekonomi keluarga merupakan fondasi penting bagi kemajuan ekonomi bangsa. Teruslah berkreasi, jangan berhenti belajar, dan yakinlah bahwa apa yang dilakukan hari ini adalah langkah besar bagi masa depan ekonomi Jawa Timur,” pungkasnya.
Melalui gelaran bazar ini, APUNA diharapkan mampu menjadi motor penggerak kebangkitan UMKM di lingkungan Nasyiatul Aisyiyah sekaligus memperkuat jejaring bisnis antar kader di seluruh Jawa Timur.
Hervina Emzulia